Cara Paling Tepat Memilih Telur Ayam Untuk Ditetaskan | Bisnis Telur Ayam,Pemasaran Telur Ayam, Bisnis Telur Online,Pengusaha Telur,Bisnis Jualan Telur

Slider Background

Cara Paling Tepat Memilih Telur Ayam Untuk Ditetaskan

Rabu, 31 Mei 2017

Cara Paling Tepat Memilih Telur Ayam Untuk Ditetaskan

Telur ayam untuk ditetaskan dengan mesin penetas memang tidak bisa dipilih secara sembarangan atau asal. Jika salah dalam memilih telur yang hendak ditetaskan maka bukannya menetas menjadi ayam, telur justru hanya akan membusuk. Terdapat beberapa kriteria telur baik secara genetik maupun fisiologis yang harus dipertimbangan pada saat pemilihan telur yang hendak ditetaskan. Salah kriterianya ialah telur yang masih segar dan bukan telur yang sudah disimpan dalam waktu yang lama. Mesin penetas telur yang wajib memiliki suhu pada kitaran 38 hingga 39 derajat akan siap menetaskan telur-telur berkualitas. Masih banyak kriteria telur yang dapat ditetaskan yang akan dijelaskan dalam ulasan cara pilih telur untuk ditetaskan.

Cara Pilih Telur Ayam Untuk Ditetaskan
Karena pemilihan telur ayam yang hendak ditetaskan tidak bisa dilakukan secara asal, berikut ini adalah beberapa cara memilih telur ayam yang baik untuk ditetaskan supaya dapat menetas sesuai keinginan.
1.    Induk betina maupun jantan berumur tidak lebih dari 12 bulan. Lebih dari 12 bulan merupakan fase tidak produktif lagio dan resiko gagal dalam penetasan lebih tinggi.
2.   Pebandingan jumlah ayam jantan dan ayam indukan betina maksimal 1:8, artinya 1 ekor ayam jantan maksimal hanya untuk 8 ekor ayam betina dan tidak lebih.
3.      Umur telur setelah dikeluarkan oleh induknya tidak lebih dari 5 hari dengan penyimpanan yang benar yakni pada suhu antara 10 hingga 18 derajat Celcius dengan kelembaban 60 hingga 75%. Posisi telur pada saat penyimpanan harus diperhatikan yakni bagian rongga udara atau bagian tumpulnya berada di atas.
4.  Telur berbentuk oval atau bulat telur dengan perbandingan ukuran antara panjang dan lebar sebesar 3:2. Tinggalkan telur yang berbentuk cenderung bulat karena bukan merupakan ciri telur yang berkualitas baik.
5.  Tidak mengalami cacat fisik seperti terjadi keretakan pada cangkang atau kulit telur serta permukaan kulit telur yang sangat licin.
6.   Rongga dapat dilihat dengan jelas pada bagian tumpul dan tidak akan berpindah-pindah jika dilihat dengan cara diteropong dengan cahaya lilin atau lampu meja.
7.     Pemilihan telur ayam negeri untuk ditetaskan selanjutnya ialah memiliki berat yang normal yakni sekitar 40-45 gram untuk setiap butirnya.
8.    Cangkang atau kulit telur terbebas dari kotoran apapun, apabila terdapat kotoran bersihkan dahulu dengan cairan disinfektan dan lap hingga kering dengan kain.
9.     Tidak mengeluarkan bau tak sedap yang menyengat, jika terdapat telur yang mengeluarkan aroma tak sedap maka segera pisahkan telur yang masih segar dan jangan biarkan tercampur.

Apabila pemilihan telur berdasarkan kriteria-kriteria di atas telah selesai, segera siapkan mesin penetas dan masukkan telur ke dalamnya.

Beberapa Faktor Yang Mempengaruhi Kualitas Telur Untuk Ditetaskan
Jika pada ulasan sebelumnya sudah membahas tentang cara pemilihan telur berdasarkan pada ciri telur ayam yang baik untuk ditetaskan, berikut ini terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas telur yang hendak ditetaskan yang nantinya juga akan berpengaruh pada keberhasilan penetasan.
-      Kesehatan induk yang selalu terjaga dan tidak terkena virus atau penyakit yang dapat berpengaruh langsung pada telur yang dihasilkan.
-  Umur induk betina serta jantan sesuai dengan kriteria yakni tidak kurang dari 12 bulan yang merupakan usia produktif.
-  Induk ayam memperoleh asupan makanan serta diberi nutrisi yang memenuhi syarat supaya terbebas dari serangan beragam penyakit.

Setelah dapat memilih telur ayam untuk ditetaskan secara tepat melalui penjelasan di atas, dapat dipastikan jika seluruh telur yang ditetaskan dapat menetas dengan sempurna.

« PREV
NEXT »

Tidak ada komentar

Posting Komentar